“The Woman Who Taught Me Love” – wanita yang mengajarkanku arti cinta
“Saat aku menatapnya, waktu seolah berhenti. Di matanya tersimpan kisah tentang malam-malam tanpa tidur, doa-doa yang tak bersuara, dan cinta yang tak pernah terucap. Setiap garis di wajahnya adalah kenangan tentang pengorbanan, tentang luka, tentang harapan. Ia tak pernah meminta apa pun, namun memberiku segalanya. Ibuku bukan hanya wanita yang melahirkanku… ia adalah alasan aku terus menjalani hidup ini dengan cinta.”
Cintailah ibumu, bukan hanya karena ia melahirkanmu, tetapi karena setiap napasnya adalah doa yang diam-diam menjagamu. Setiap lelahnya adalah cinta yang tak pernah meminta balasan. Ibu tidak butuh banyak kata untuk mencintai ia hanya butuh kau tumbuh bahagia.
“Dan di balik setiap kata di blogku… ada sosok yang membuatku percaya, bahwa kasih ibu tidak pernah selesai.”
“Seperti Ibu yang merawat anaknya, begitulah Bumi merawat kita. Maka kalau aku mencintai Ibuku, aku juga harus mencintai Ibu Bumi.”




Komentar