Arah yang Terjeda


 Sumber : Pinterest

| “Tired, doesn't mean stop”

Setiap hari aku selalu mengeluh terhadap hal tersebut, bagaimana dengan kalian?

Aku selalu berkaca apa yang salah terhadap diriku? sampai aku tak seberuntung orang lain?

Ada kalanya manusia akan lelah dengan kehidupan ini. Merasa banyak waktu yang telah sia-sia. Banyak hal-hal yang sedang berantakan di dalam pikiran;

Pernahkah kita berpikir sejenak, apakah kita sebagai manusia bisa berguna di kehidupan ini? Memberikan senyuman setiap hari kepada orang lain entah terpaksa atau tulus itu masih menjadi teka-teki dalam diri.

Hidup setiap orang memiliki hal-hal unik di dalamnya; 

Meskipun ragu untuk mengungkapkan sesuatu bukan berarti kita takut dalam keadaan. 

Ibaratnya, kita terjebak pada tempat kegelapan entah apa yang akan kita lakukan. Begitupula dengan kehidupan dengan berpikir jalan arah hidup masing-masing kedepannya akan seperti apa.

Waktu akan terus berjalan meskipun kita ingin melambatkan atau ingin mengembalikan diri di masa-masa pada saat kita berbahagia itu kembali. Apakah kalian merindukan hal tersebut?

Seperti lagu Never Grow Up yang menceritakan rasa takut yang dialami oleh seseorang ketika akan beranjak dewasa. Berceritakan tentang pendeskripsian diri yang belum mengerti bagaimana dunia yang kejam itu.

Beriringan dengan langkah, fase dewasa semakin di depan mata. Transformasi dari kita bayi hingga menjadi orang tua nanti akan tetap terus berjalan. Akan tetapi, pernahkah kalian berpikir masalah apa yang akan dihadapi nantinya dan bagaimana akhirnya?

— Aku pernah berpikir bahwasanya diriku memiliki masalah yang berat di kehidupan ini. Tetapi, pada kenyataannya masih banyak orang-orang di luaran sana yang memiliki masalah yang berat di hidupnya. Aku tak berkaca setiap hari untuk selalu melihat ke bawah akan hal itu.

Bagi orang yang merasakan dirinya lelah dengan kehidupan ini, aku percaya kalian adalah orang-orang yang hebat yang dipikih Tuhan untuk selalu menjadi baik dalam kehidupan ini. Percayalah, menjadi kuat itu tak mudah untuk diri, tapi kalian berhasil melewati fase tersebut.

| Meskipun diberikan begitu banyak cobaan, tapi pernahkah kalian berpikir untuk apa Tuhan memberikan cobaan tersebut? 

Begitu banyak hal-hal kecil yang terjadi di kehidupan tetapi, kita yang tak pandai bersyukur akan hal itu.

Percayalah, Tuhan memberikan yang terbaik untuk semua orang, semisal saja ketika kita mengharapkan sesuatu tetapi kita merasa kecewa dikarenakan Tuhan tak mengabulkan apa yang kita inginkan. Dari hal tersebut, bukan berarti Tuhan jahat kepada kita melainkan Tuhan mempersiapkan apa yang terbaik untuk diri kita ataupun Tuhan menjauhkan hal-hal yang tak pantas untukmu.

— God gives what we need, not what we want

Pernah kalian menyadari hal itu? 

Tanpa kita sadari, hidup memberikan kita banyak hal-hal berharga. Kita hanya melihat dunia ini seperti kacamata buram. Melihat dua arah namun nyatanya kita tak memastikan apakah arah tersebut benar atau salah untuk dilihat.

Banyak harapan yang digenggam untuk diri sendiri dalam kehidupan ini. Kita tak tahu akan jadi seperti apa kita kedepannya. 

Banyak cinta yang ada dalam diri ketika tepat menempatkan diri pada lingkungan yang sehat;

Bentuk cinta seseorang bisa berbeda-beda tergantung bagaimana kita merasakan hal tersebut. Akan adakalanya kita menyadari bahwa rasa penghargaan orang lain yang diberikan pada diri itu sangat berdampak bagi kehidupan.

— Bagaimana jika seseorang bertanya, “Jika Aku merasa bahwa duniaku jahat apa yang ada dalam pikiran setiap orang? Apakah orang-orang jahat selalu aku dapatkan di kehidupan yang nyata ini?”

Keluarlah dari zona nyaman. Keluar dari lingkungan yang beracun agar tak menguras energi lagi. Meski sulit, yakinlah pada diri sendiri untuk mendapatkan lebih dari apa yang kalian relakan sebelumnya.

| Aku berharap dunia kalian akan selalu baik-baik saja; meskipun pada kenyataannya, ada kalanya dunia tak berpihak pada diri akan tetapi, aku berharap itu adalah jeda untuk menunggu waktu yang berjalan kembali dalam mendapatkan hal yang terindah;

Komentar

Postingan populer dari blog ini

When I Found Myself Between Paragraphs

Moments Behind the Conservation Team

Seni Menjadi Perempuan