"Self-Love: Celebrating Imperfections
Sumber : Pintereset
Insecure menjadi hal yang paling banyak dirasakan oleh segelintir orang
Sebagian orang merasakan bahwa insecure menjadi hal yang paling menakutkan dan menguras energi
Tetapi pernahkah kamu memikirkan bahwa di dunia ini tak ada yang sempurna? pernahkah kamu memikirkan bahwa semua orang memiliki kapasitasnya masing-masing?
Sebut saja, ketika kamu berada dalam suatu tempat keramaian dan tempat itu berisikan orang-orang cantik, tampan, berpengetahuan luas dan sebagainya, bukankah kamu selalu berkaca pada diri kita? bukankah kamu selalu menyalahkan dirimu dengan mengaitkan perspektif-perspektif yang ada?
“Mengapa aku tidak secantik dirinya”, “mengapa aku tidak setampan dirinya” dan itu bukan perihal memperbaiki kondisi di dalam lingkungan tersebut melainkan bisa merusak kehidupanmu dengan perspektif yang membuatmu merasa kau tak pantas.
Begitupula pada hal relationship, bukankah kamu selalu berpikir mengapa kamu selalu sendiri? bukankah kamu pernah berpikir karena dirimu tak cantik ataupun tak tampan? bukankah itu semua isi kepala dirimu yang mungkin setiap hari bergelut sapa
Hal tersebut pernah aku rasakan. Tetapi, dari situlah aku berpikir bahwasanya, “everyone has their own capacity, everyone is beautiful in the eyes of the right person”
Fase demi fase kamu jalani, halaman demi halaman, hari demi hari, waktu demi waktu, semakin dewasa kamu selalu tak lepas dari masalah itu. “INSECURE, INSECURE DAN INSECURE” lantas di mana perhatian dirimu mengenai diri itu sendiri?
Sebagian orang tidak menyadari bahwasanya diri sendirilah yang sangat penting, sebagian orang hanya memikirkan diri orang lain terlebih dahulu dibandingkan dirinya entahkah itu dengan alasan yang beragam ataupun alasan lainnya.
Di dunia ini, kamu harus menekankan prinsip, “not everyone likes us and that's a natural thing”, kamu berhak menerima hal tersebut dikarenakan dirimu tak tahu satu persatu dari mata penilaian orang lain, bukan? Dan jangan juga kamu berharap kepada manusia dikarenakan manusia adalah spesies yang gampang berubah dan itu bisa berdampak bagi diri dirimu sendiri yaa istilahnya sakit banget gak sih.
Cobalah menanamkan prinsip bahwasanya apapun yang dirimu alami entah dari keanehan, adanya ketidaksesuaian, kekacauan, dan sebagainya itu terdapat kalkulasi Tuhan dan pasti ada jalan keluar yang Tuhan berikan untuk dirimu.
Cobalah memahami atau merefleksikan dirimu sejenak bahwasanya apapun sesuatu yang Tuhan renggut akan mengganti dengan sesuatu yang lebih baik dari itu, apapun masalah yang kau hadapi itu berarti Tuhan mempercayakan bahwa dirimu itu kuat dan bisa mengatasi masalah tersebut dengan baik,
“Everything will be fine and always good”
Menerima dirimu apa adanya adalah langkah penting dalam perjalanan menuju kesehatan mental dan emosional yang baik.
Ketika kamu menerima diri sendiri, kamu bisa saja mengurangi tekanan untuk memenuhi ekspektasi orang lain dan menghilangkan rasa malu yang sering kali menyertai ketidakpuasan terhadap diri.
Proses ini memungkinkan dirimu untuk lebih fokus pada kelebihan dan potensi yang dirimu miliki, daripada terjebak dalam perbandingan yang tidak sehat.
Seperti yang diungkapkan oleh Carl Rogers, “The curious paradox is that when I accept myself just as I am, then I can change.” Dengan menerima diri sendiri, kamu membuka pintu untuk pertumbuhan dan perubahan yang positif.
Rasa penerimaan ini juga membantu membangun kepercayaan diri dan mengurangi kecemasan, sehingga kamu dapat menjalani hidup dengan lebih bahagia dan autentik.
Dan Pada akhirnya, menerima diri sendiri adalah bentuk cinta dan penghargaan terhadap diri yang memungkinkan diri masing-masing untuk menjalani hidup dengan penuh makna.
"Believe that you are capable of doing great things. If not today, then tomorrow will be the right time." Nelson Mandela

Komentar